Rabu, 18 Maret 2020

COVID-19

PENYEBAB DAN PENCEGAHAN COVID-19

           COVID-19 atau yang sering di kenal dengan virus corona/ coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS dan SARS.Penularannya dari hewan ke manusia (zoonosis) dan penularan dari manusia ke manusia sangat terbatas.
          Virus corona ini pertama kali terditeksi pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada Desember 2019 setelah beberapa orang mengalami pneumonia tanpa sebab yang jelas dan prosedur perawatan serta vaksin yang diberikan ternyata tidak efektif.
          Sejauh ini, virus corona tercatat telah menjangkit 14 ribu dan membunuh 304 pasien juga telah menyebar ke 25 negara (CNN Indonesia, data per 2 Februari 2020).
          Dilansir dari kompas (dot) com, Peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China (CDC) setelah mengumpulkan data dari berbagai sampel yang telah mereka teliti mengatakan bahwa penyebaran virus corona memiliki relevansi tinggi dengan perdagangan hewan liar.
           Diduga berasal dari pasar Huanan Wuhan, CDC menyatakan bahwa kondisi pasar yang basah dan lembab membuat virus corona lebih mudah berpindah baik dari hewan hidup ke hewan mati, begitu pula dari penjualnya yang melakukan kontak langsung dengan hewan ke pembelinya.    
            Selain itu, pasar Huanan Wuhan memang dikenal menjual berbagai hewan liar untuk dikonsumsi. Diperkirakan ada lebih dari 112 jenis hewan liar diperdagangkan di pasar ini. Setelah dikatakan positif menjadi tempat asal penyebaran virus mematikan ini, Pasar Huanan beserta seluruh Wuhan dan kota lainnya di Provinsi Hubei pun ditutup oleh pemerintah China untuk mencegah lebih banyaknya korban terjangkit virus corona sejak akhir Desember 2019.
             Masih dilansir dari Kompas (dot) com, diyakini awal penularan virus berasal dari hewan yang diperdagangkan di Pasar Huanan, Wuhan, berikut beberapa jenis hewan liar dan eksotis yang diduga kuat menjadi asal wabah virus corona yang mematikan tersebut seperti Anak serigala, Rubah, Kelelawar, Ular, Tikus Hutan, Burung Unta, Koala, Unta, Burung Merak, dan Salamender Raksasa
            Kesepuluh jenis hewan di atas hanya sebagian kecil dari berbagai jenis hewan yang diperdagangkan baik secara legal atau ilegal di pasar Huanan, Wuhan. Sebagian jenis hewan seperti Anak Serigala, Rubah, Burung Merak, Unta, Koala dan Burung Unta diduga merupakan hasil impor perdagangan hewan buas/liar.
            Akibat musibah virus corona, kebiasaan masyarakat China yang senang mengonsumsi hewan eksotis sebagai bagian dari menu tradisional mereka pun menjadi sorotan dunia saat ini. Telah menyebar ke puluhan negara, banyak negara termasuk Indonesia pun telah menurunkan larangan mengunjungi China karena wabah virus mematikan corona.
          Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).
           Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala demam >38°C, batuk, sesak napas yang membutuhkan perawatan di RS. Gejala ini diperberat jika penderita adalah usia lanjut dan mempunyai penyakit penyerta lainnya, seperti penyakit paru obstruktif menahun atau penyakit jantung.
           Jika ada orang yang dalam 14 hari belum muncul gejala tersebut tetapi pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.
           Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID- 19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, dan cara penularannya. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.
           Virus Corona sampai saat ini tidak bisa di obati.Namun,ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:

  • Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk istirahat yang cukup
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh

              Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin. Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang yang tidak bergejala COVID- 19 sama sekali sangat kecil kemungkinannya. Namun, banyak orang yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan periode penularan atau masa inkubasi COVID-19. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.
            Ada beberapa cara sederhana untuk mencegah atau menghentikan penyebara virus corona atauatau COVID-19, seperti:

  1. Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  2. Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  3. Senantiasa menjaga kebersihan diri, pakaian, rumah dan lingkungan sekitar dari sampah dan berbagai kotoran yang memungkinkan munculnya virus.
  4. Menjaga pola hidup sehat, makan halal dan thayyib, pola istirahat sehat, dan rutin berolahraga.

       Untuk orang yang diduga terkena COVID-19, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:
  1. Jangan keluar rumah kecuali mendapatkan pengobatan.
  2. Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala atau keluhan.
  3. Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  4. Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  5. Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  6. Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  7. Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  8. Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.


19 komentar:

COVID-19

PENYEBAB DAN PENCEGAHAN COVID-19            COVID-19 atau yang sering di kenal dengan virus corona/ coronavirus merupakan keluarga besa...